About Company

Cara Mendapatkan Pil Penggugur Kandungan 0853 7715 7715
Setiap tahun, ribuan perempuan berhasil mendapatkan pil aborsi melalui layanan aborsi online Women on Web. Jika kamu tidak mengidap penyakit parah, mengalami kehamilan pada 10 minggu awal, dan tidak dapat mengakses layanan aborsi aman di tempatmu, kami bisa mendeteksi.

Disupervisi oleh dokter medis, sensor helpdesk kami siap menjawab pertanyaan selama 7 hari dalam seminggu yang ingin kamu ajukan sebelum, ketika, dan setelah proses aborsi. Helpdesk menawarkan dukungan tanpa menghakimimu dan memberikan informasi tentang cara melakukan aborsi. Mereka akan menjelaskan cara yang benar dalam menggunakan pil, apa yang akan terjadi setelah menggunakan pil, dan bagaimana tanda-tanda kemungkinan komplikasi.

Layanan pengiriman pil penggugur kandungan

. Resep pil aborsi disetujui dalam waktu 24 jam
. Pil penggugur kandungan tersedia dalam 70-90 Euro (Rp1.200.000-Rp1.500.000)
. Nomor resi akan tersedia ketika paket dikirimkan
. Helpdesk akan mendukung selama 24 jam dalam 7 hari dalam 16 bahasa

Mengapa kamu hanya perlu 4 tablet Misoprostol sesudah menggunakan Mifepristone?
Kenapa kami merekomendasikan penggunaan dosis ekstra berupa 2 Misoprostol setelah 3 – 4 jam penggunaan dosis pertama?

Penelitian ilmiah menunjukkan bahwa aborsi dengan kombinasi pil Mifepristone dan Misoprostol aman dan efektif untuk penggunaan di rumah sampai usia kehamilan 12 minggu.

Untuk usia sampai kehamilan 10 minggu, penelitian menunjukkan bahwa penggunaan 1 tablet Mifepristone (200 mg) dan 4 tablet Misoprostol (masing-masing 200mcg) di bawah lidah 24 jam setelahnya, adalah cara yang aman dan efektif untuk menggunakan pil aborsi, tanpa dosis Misoprostol yang diulang.

Penelitian aborsi medis terkini bahkan menunjukkan bahwa pada kehamilan awal di bawah 10 minggu, dengan dosis ekstra berupa 2 Misoprosol yang digunakan 3 sampai 4 jam setelah dosis pertama mengurangi kemungkinan kehamilan berlanjut dan aborsi belum tuntas.

Women on Web mengikuti Panduan Aborsi Medis Aman dari Organisasi Kesehatan Dunia. Sebagian besar paket berisi 1 tablet Mifepristone dan sampai dengan 8 tablet Misoprostol 200 mcg untuk perempuan yang hamil kurang dari 10 minggu, saat mereka melakukan aborsi medis. Dengan demikian, dosis kedua Misoprostol menjadi standar regimen. Dosis tambahan sebanyak 2 tablet Misoprostol 200 mcg dapat juga digunakan untuk perawatan karena pendarahan berat atau aborsi yang belum tuntas.

Orang hamil yang hamil lebih lama dari 10 minggu akan menerima 1 tablet Mifepristone (200 mg) dan 12 tablet Misoprostol (200mcg) yang harus digunakan dalam dosis berulang. Dalam kasus ini, orang tersebut akan menerima email dengan informasi detail tentang cara menggunakan pil Misoprostol tambahan.

Di Indonesia dan di Negara-negara maju, alasan-alasan dilakukannya aborsi adalah :
* Tidak ingin memiliki anak karena khawatir mengganggu karir atau tanggung jawab lain (75%)
* Tidak memiliki cukup uang untuk merawat anak (66%)
* Tidak ingin memiliki anak tanpa ayah (50%)
* Kehamilan Karena Pemerkosaan (42%)
* Hamil di Luar Nikah (80%)
* Kondisi Anak masih Kecil – kecil (35%)

Jika Anda positif hamil, Anda Harus Bertindak secara cepat untuk melakukan aborsi, saya memberikan solusi untuk mengatasi masalah anda untuk mengakhiri kehamilan yang anda alami saat ini.
Disclaimer. Hasil dan waktu pengguguran janin setiap individu berbeda, Tergantung golongan kandungan janin Anda kuat atau pun lemah, Jika janin Anda Kuat / Bandel dimohon bersabar, saya akan terus mendampingi anda sampai janin anda keluar.

* MAAF, TIDAK SEMUA ORDER ANDA AKAN SAYA LAYANI
SAYA HANYA AKAN MELAYANI PESANAN / ORDER OBAT ABORSI KEPADA PASIEN YANG BENAR–BENAR MEMBUTUHKAN OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN TERSEBUT SESUAI PROSEDUR YANG BENAR.

BANYAK WEB YANG MENGAKU BUKA PRAKTEK KLINIK DAN MENGAKU SEBAGAI DOKTER, KALAUPUN DIA BENAR-BENAR DOKTER, DOKTER DI INDONESIA TIDAK AKAN BERANI MEMBUKA PRAKTEK UNTUK PENGGUGURAN KANDUNGAN, KARENA PEMERINTAHAN INDONESIA TIDAK MELEGALISASIKAN PARA DOKTER / BIDAN YANG MEMBUKA PRAKTEK UNTUK ABORSI KANDUNGAN.
KLO SEMISAL ADA, COBA ANDA DATANGI LANGSUNG TEMPAT PRAKTEKNYA, PASTI “DIA” TIDAK AKAN MEMBERIKAN ALAMATNYA. SAYA HANYA MENJUAL OBAT ABORSI SECARA ONLINE YANG MENYEDIAKAN OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN BERKUALITAS NOMOR SATU. OBAT ABORSI DIJAMIN AMAN DAN TANPA EFEK SAMPING… INGAT..!!! MENGKONSUMSI OBAT PENGGUGUR KANDUNGAN SEMBARANGAN AKAN BERAKIBAT FATAL.

KONSULTASIKAN DULU MASALAH RENCANA ABORSI ANDA DENGAN PASANGAN ANDA, JIKA SUDAH POSITIF SAYA BISA MELAYANI PEMBELIAN OBAT ABORSI KEPADA ANDA
PASTIKAN, ANDA ABORSI HANYA CUKUP SATU KALI INI SAJA… DAN PASTIKAN HANYA DITEMPAT SAYA, SEPERTI ANJURAN PEMERINTAH, LEBIH BAIK ANDA IKUT KB DARIPADA ANDA LAKUKAN ABORSI KANDUNGAN BERKALI-KALI

KAMI MENJAMIN KEASLIAN PRODUK YANG ANDA PESAN DENGAN TAKARAN YANG SESUAI DENGAN KONDISI KANDUNGAN ANDA.PRODUK INI TENTUNYA HANYA BISA ANDA DAPATKAN DISINI BUKAN YANG LAIN.DIMANA KAMI MEMBERIKAN JAMINAN KEBERHASILAN DAN TENTUNYA JUGA AMAN UNTUK ANDA GUNAKAN

DAPATKAN PRODUK ASLI HANYA DI SINI ?

Cara Pemakaian Akan Dipandu Sampai Selesai
Harga Sangat Relevan & Terjangkau
Gratis Biaya Pengiriman (Area Jawa)
Layanan Buka 24 Jam (Hari Kerja)
Privasi Data Diri Anda Terjaga Aman
Melayani anda dengan informatif ramah dan nyaman
Terjamin terpercaya dan terbukti.
Sudah berpengalaman bertahun-tahun dalam bidang ini.
Garansi Uang Kembali Bila Barang Tidak Sampai
Pengiriman sangat cepat?

konseling online untuk pil aborsi
Aborsi medis, dikenal juga dengan istilah “pil aborsi”, “obat aborsi”, “self-managed aborsi”, aborsi mandiri”, atau “aborsi di rumah”, Merujuk pada penggunaan obat-obatan untuk mengakhiri kehamilan.Organisasi Kesehatan Dunia (The World Health Organization – WHO) merekomendasikan aborsi yang bisa kamu atur sebagai pilihan yang aman, berterima, dan memberdayakan kehamilan sampai 12 minggu. Aborsi dengan pil menggunakan kombinasi obat dua, yaitu Mifepristone dan Misoprostol.

Pesan pil aborsi secara online! 0853 7715 7715
Berapa harga pil aborsi
Pil penggugur kandungan bisa diperoleh dengan melakukan donasi 70-90 euro atau (Rp1.200.000–Rp1.500.000), tergantung lokasi tempatmu berada. Kami akan meminta kamu untuk melakukan donasi kepada Women on Web untuk mendapatkan pil. Jika kamu sedang mengalami kesulitan keuangan, mohon beri tahu kami dan kmami akan melakukan yang terbaik supaya bisa mengakomodasi situasi kamu.

Jika kamu ingin membantu orang lain yang sedang dalam situasi kesulitan keuangan, kamu bisa melakukan donasi lebih banyak untuk bisa membantu mereka.
Tentang tablet Mifepristone dan Misoprostol
Pil aborsi merupakan kombinasi dari dua obat: Mifepristone dan Misoprostol. Pertama, kamu menelan Mifepristone yang akan menghentikan kehamilan. Lalu, 24-48 jam kemudian, kamu bisa menggunakan Misoprostol yang akan menyebabkan kram dan pendarahan, yang akan membantu mengotori jaringan kehamilan dari tubuh kamu.

Mifepristone dan Misoprostol:

. Lebih aman digunakan daripada pereda nyeri yang sering ada di rumah
. Masuk ke dalam Daftar WHO yang berisi Obat Esensial
. Dikirim oleh salah satu rekan farmasi
. Diproduksi oleh pabrik yang sudah tersertifikasi WHO

Bagaimana cara menggunakan pil aborsi (sebelum 12 minggu)
Pil aborsi merupakan obat yang digunakan untuk melakukan terminasi kehamilan (disebut juga dengan aborsi medis, aborsi swakelola, atau aborsi di rumah).

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan aborsi dengan pil di rumah sebagai opsi yang aman dan memberdayakan sampai kehamilan 12 minggu.

Saat menggunakan pil aborsi, pilihlah tempat privat yang nyaman agar kamu bisa beristirahat dan tetap bisa minum agar tidak lembab. Sangat direkomendasikan ada orang yang kamu percaya berada di sampingmu untuk mendukungmu dan membuatmu aman.

Pil aborsi berisi kombinasi dua obat, Mifepristone dan Misoprostol. Kalau kamu berada di negara yang tidak tersedia Mifepristone, kamu juga bisa melakukan aborsi medis hanya dengan menggunakan Misoprostol saja.

Aborsi dengan Mifepristone dan Misoprostol
Aborsi dengan pil yang menggunakan Mifepristone dan Misoprostol merupakan metode yang sangat biasa dilakukan dan efektif. Mifepristone digunakan pertama dan memblok hormon yang dibutuhkan untuk mempertahankan kehamilan. Setelah 24 jam, Misoprostol digunakan yang akan membuka dan membuat serviks tidak tegang sehingga dapat menyebabkan kontraksi pada rahim, membantu mengeluarkan kehamilan dari dalam tubuh. Aborsi medis merupakan proses yang bisa jadi sampai 2 minggu atau mungkin sampai siklus menstruasi berikutnya, tetapi kebanyakan tubuh perempuan bisa melakukan aktivitas sehari-hari lagi setelah 1-2 hari.

Kami sangat menyarankan kamu untuk menaruh Misoprostol di bawah lidah dan membiarkannya di sana untuk memastikan tidak ada sisa yang dapat ditemukan dalam tubuh kamu.

Pada situasi yang memerlukan perhatian medis, Misoprostol tidak akan terlibat dalam tes darah sehingga tidak ada cara untuk membuktikan bahwa Anda sudah melakukan percobaan melakukan terminasi kehamilan.

Aborsi medis yang dilakukan pada trimester pertama terbukti 98% efektif dan disebut lebih aman dari persalinan pada umumnya atau menggunakan ibuprofen dan aspirin dosis tinggi yang mudah ditemukan di toko obat.

Obat kedua yang digunakan sebagai pil aborsi, Mifepristone dan Misoprostol, dapat ditemukan dalam Daftar Obat Esensial Model Inti WHO.

Silakan baca lebih lanjut instruksi dan informasi yang lebih komprehensif tentang cara penggunaan pil aborsi dengan membaca bagian di halaman pertanyaan dan jawaban kami.

Bagaimana cara menggunakan pil aborsi
Aborsi hanya dengan Misoprostol/Cytotec
Jika Mifepristone tidak tersedia, aborsi juga bisa dilakukan hanya dengan menggunakan Misoprostol saja (biasa juga disebut dengan Cytotec).

Ketika digunakan sesuai dengan yang direkomendasikan, aborsi dengan Misoprostol efektif 85%, tergantung lama kehamilannya.

Misoprostol/Cytotec tersedia di beberapa apotek lokal dan ini mungkin pilihan yang lebih aman untuk melakukan terminasi kehamilan kamu karena lebih cepat kamu dapatkan. Untuk melakukan aborsi sendiri sampai lama kehamilan 12 minggu dengan menggunakan Misoprostol saja, kamu akan membutuhkan 12 tablet selama 6-7 jam.

Jika kamu menggunakan Misoprostol untuk melakukan aborsi, sangat penting untuk mengetahui berapa lama kehamilan kamu. Kalau kamu melakukan aborsi dengan menggunakan Misoprostol saja di atas 12 minggu, risiko pendarahan berat, nyeri yang begitu perih, dan/atau komplilkasi meningkat seiring dengan bertambahnya lama kehamilan kamu (serupa dengan penggunaan Mifepristone dan Misoprostol setelah 12 minggu).

Mohon baca informasi dan instruksi yang lebih lengkap tentang cara melakukan aborsi hanya dengan Misoprostol saja di halaman Women on Waves.

Mulai konsultasi gratis tentang pil aborsi
Kalkulator Kehamilan
Banyak orang menyadari kehamilan mereka karena berbagai perubahan pada tubuh mereka. Gejala awal bisa berupa menstruasi yang terlambat (ketika kamu aktif berhubungan seksual), mual, payudara yang mengecang dan membengkak, dan kelelahan.

Studi menunjukkan bahwa perempuan bisa mengestimasikan sendiri secara akurat.

Untuk menghitung kira-kira berapa lama kehamilan kamu, coba ingat-ingat tanggal kapan hari pertama menstruasi terakhir kamu dan hitung sejak hari itu sampai hari inil ini kana memberi tahu berapa lama kehamilan kamu secara relatif akurat.

Cara satu-satunya untuk memastikan kamu hamil adalah dengan melakukan tes kehamilan (secara akurat dilakukan sehati setelah kamu melewati masa menstruasi kamu selanjutnya) atau melakukan USG (menunjukkan kehamilan sejak seminggu setelah kamu melewati hari mentruasi kamu.

Kalau kamu membutuhkan pil aborsi, Women on Web bisa membantu kami sampai lama kehamilan sampai 10 minggu

Kalkulator Kehamilan
Apakah pil aborsi aman sampai setelah 12 minggu?
Beberapa alasan bisa menjadi faktor yang membuat seseorang mengalami aborsi lebih lama (12-24 minggu). Baru mengetahui bahwa kamu mengalami kehamilan di trimester kedua karena siklus menstruasi yang tidak teratur, kewajiban waktu tunggu yang menyebabkan keterlambatan, atau juga bisa berubah pikiran karena masalah berubah, semuanya merupakan alasan yang sah.

Meskipun aborsi dalam jangka waktu kehamilan yang lebih besar (trimester kedua) merupakan kasus minoritas, memberikan akses yang aman dapat menurunkan tingkat penderitaan dan kematian yang terkait dengan aborsi.

Layanan konsultasi online Women on Web hanya tersedia untuk lama kehamilan 10 minggu dengan pertimbangan waktu pengiriman sampai obat yang direkomendasikan tiba.

Jika kamu menggunakan pil setelah lama kehamilan di atas 12 minggu karena keterlambatan pengiriman, kami sangat merekomendasikan kami untuk berada di tempat yang dekat dengan lokasi fasilitas layanan kesehatan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa aborsi medis yang dilakukan selama trimester kedua juga berakhir sukses dan obatnya menyebabkan aborsi.

Meskipun demikian, risiko komplikasi meningkat dan ada kemungkinan lebih besar yang memerlukan perhatian medis setelahnya.

Aborsi medis setelah 12 minggu selalu menjadi pilihan yang lebih aman daripada menggunakan metode tidak aman untuk melakukan aborsi.

Metode seperti memasukkan benda tajam melalui vagina, meminum racun kimia, atau trauma yang dilakukan pada perut merupakan tindakan yang sangat berbahaya dan fatal.

*Kalau kamu berada di Polandia, Women on Web bisa memberikan akses pil aborsi gratis bagi emreka yag ingin mentminasi kehamilan pada trimester kedua karena kelainan janin.
Aborsi Pembedahan vs Aborsi dengan Pil
Ada dua metode aborsi yang aman: pembunuhan dan dengan pil.

Aborsi dengan desinfeksi merupakan prosedur minor untuk mengeluarkan kehamilan melalui peralatan operasi. Prosedur yang direkomendasikan dan paling banyak digunakan di klinik disebut aspirasi vakum. Ini dilakukan oleh tenaga kesehatan dan memerlukan kunjungan ke klinik secara langsung.

Aborsi medis adalah aborsi dengan pil. Banyak perempuan yang memiliki metode ini karena kurang invasif dan tidak memerlukan obat bius maupun peralatan lainnya. Prosesnya bisa dilakukan sendiri di rumah sehingga pilihan ini menjadi lebih pribadi, dan beberapa mengatakan metode ini terasa lebih alami seperti mengalami menstruasi yang banyak atau keguguran. Aborsi di rumah tidak memerlukan perjalanan atau mengatur jadwal menjaga atau komitmen kerja, sehingga menyebabkan aborsi yang aman dan kurang intrusif.

Di beberapa negara yang menyediakan aborsi, akses terhadap aborsi dan medis sangat penting dan kebutuhan perawatan kesehatan yang sensitif secara waktu.
Efek samping dan risiko pil aborsi
Aborsi dengan pil Mifepristone dan Misoprostol aman dan efektif untuk mengakhiri kehamilan (Tingkat kemanjuran mencapai 98%). Efek samping dari pil aborsi sama dengan ketika kamu mengalami keguguran spontan.

Kurang dari 0.4% aborsi medis dengan Mifepristone dan Misoprostol berakhir dengan komplikasi yang serius.

Terdapat risiko kesehatan dan efek samping yang perlu dipertimbangkan, tetapi aborsi medis sudah tersebar luas dan penyedia layanan kesehatan modern menggunakannya bersama dengan jutaan perempuan dari seluruh dunia.

Efek samping Mifepristona dan Misoprostol
Setelah melakukan aborsi dengan Mifepristone dan Misoprostol, kamu akan mengalami beberapa efek samping. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman, kami bisa menggunakan pereda nyeri (NSAID) seperti Ibuprofen atau Diclofenac sebelum melakukan aborsi.

Efek samping umum yang terjadi:
. Kram perut
. Nyeri perut
. Berdarah (lihat di bawah untuk keterangan lebih lanjut)
. Mengeluarkan gumpalan darah dan jaringan
Efek samping lainnya dari penggunaan Mifepristona dan Misoprostol:
. Mual
. Muntah
. Sakit kepala
. Mendorong
. diare
. Keringat panas
. Demam
salah satu gehala ini terasa ekstrem dan bertahan selama beberapa hari setelah menggunakan Misoprostol, kamu harus segera mencari bantuan medis.

Pendarahan setelah menggunakan pil aborsi
Pendarahan sering kali menjadi tanda awal bahwa aborsi sudah dimulai. Pendarahan akan berlanjut dengan kram perut yang kemudian terasa semakin banyak dan nyeri. Aborsi medis dengan Mifepristone dan Misoprostol terasa seperti mengalami menstruasi yang berat. Semakin lama kehamilannya, semakin berat rasa sakit dan pendarahan yang akan terjadi. Berdarah yang paling berat biasanya berhenti 1 sampai 2 jam setelah mengeluarkan jaringan kehamilan.

Melihat komplikasi pil aborsi
Risiko untuk mengalami komplikasi dari penggunaan pil aborsi sangat rendah (kurang dari 0,4% yang berakhir dengan komplikasi serius). Risikonya sama saja dengan mengalami keguguran spontan dan akan menjalani proses perawatan yang sama.

Jika kamu mengalami beberapa gejala berikut, kamu harus segera membahas tenaga kesehatan.

Tanda-tanda kamu mengalami komplikasi setelah melakukan aborsi:

Pendarahan berat
Kalau pendarahan kamu berlangsung lebih dari dua jam dan membutuhkan lebih dari 2 pembalut maxi setiap jamnya, atau kamu mulai merasa pusing atau ingin pingsan (tanda-tanda kehilangan darah terlalu banyak), kamu harus segera mencari pertolongan medis. Obat tambahan atau kadang-kadang penghentian (vakum aspirasi) mungkin diberikan untuk menangangi pendarahan berat, tetapi biasanya tambahan Misoprostol akan menghentikan pendarahan. Dalam kasus yang sangat jarang terjadi, (kurang dari 0,2%), transfusi darah mungkin diperlukan.

Jika kamu membutuhkan perhatian medis lebih, ketika harus pergi ke rumah sakit dan jika tersedia, taruh 2 tablet Misoprostol di bawah lidah kamu untuk membantu pendarahan. Ingatlah untuk menelannya atau melepehkannya sebelum masuk rumah sakit.

Demam tinggi
Demam tinggi bisa jadi tanda infeksi. Biasanya wajar untuk mengalami demam ringan (di bawah 38 C) dalam waktu 24 jam setelah menggunakan pil, tetapi jika demam menjadi semakin parah dan berlanjut satu sampai dua hari, Anda mungkin mengalami komplikasi. Dalam kasus bantuan seperti ini, kamu harus segera mencari medis karena kamu mungkin memerlukan antibiotik atau vakum aspirasi untuk mengeluarkan jaringan yang terinfeksi.

Reaksi alergi
Reaksi alergi bisa muncul setelah menggunakan pil aborsi. Beberapa gejala ringan yang biasa terjadi termasuk gatal pada kulit, kemerahan, atau bentol-betol. Reaksi ini akan berakhir sendiri atau bisa juga diatasi dengan antihistamin. Jika kamu mengalami reaksi yang parah, seperti pembengkakan, susah bernapas, pusing, pingsan, atau tekanan pada dada, kamu harus segera mencari bantuan medis.

Jika kamu bantuan mengalami gejala ini, kamu harus mencari medis.

Untuk informasi lebih detail, silakan kunjungi halaman Pertanyaan dan Jawaban kami tentang proses aborsi.

Proses aborsi

Bagaimana kalau pil aborsi tidak berhasil?
Abosi medis dengan MIdepristone dan Misoprostol merupakan 98% efektif dan memiliki risiko kesehatan yang sama dengan keguguran spontan. Ada beberapa potensi risiko, tetapi kamu tetap harus memperhatikannya.

Kehamilan yang berlanjut
Salah satu risikonya adalah aborsi tidak menentukan kehamilan kamu. Jika kamu tetap mengalami gejala kehamilan setelah menggunakan pil, seperti mual atau payudara yang mengejan, kamu mungkin mengalami kehamilan yang berkelanjutan. Direkomendasikan untuk melakukan tes kehamilan 3 minggu untuk memastikan bahwa kamu sudah tidak hamil lagi. Sangat penting untuk menunggu setidaknya 3 minggu sebelum melakukan tes. Di dalam tubuh kamu mungkin masih terdapat hormon kehamilan sehingga menyebabkan hasil positif yang palsu.

Aborsi yang tidak tuntas
Risiko lain yang bisa terjadi adalah aborsi yang tidak tuntas. Artinya, kehamilan sudah terminasi, tapi masih ada sisa di dalam rahim kamu. Kalau masih ada sisa. jaringan di dalam tubuh kamu, kamu bisa mengalami komplikasi seperti pendarahan berat atau infeksi. Jika kamu mengalami nyeri di perut yang terus berlangsung selama beberapa hari, nyeri yang peruh, dan terlalu banyak pendarahan (lebih dari menstruasi), demam, atau pendarahan yang biasanya lama, kamu mungkin mengalami aborsi yang belum tuntas. Tiga minggu setelah melakukan aborsi, kamu mungkin masih menerima hasil tes kehamilan yang positif kalau aborsinya belum tuntas. Dalam kasus seperti ini, kamu sebaiknya mengakses USG untuk memastikan apakah ada sisa jaringan dalam tubuh kamu. Jika Anda tidak mengalami tanda-tanda komplikasi, Anda bisa menggunakan dua pil Misoprostol untuk mengeluarkan sisa jaringan.

Kehamilan ektopik
Terakhir, aborsi dengan pil tidak akan berhasil jika kamu mengalami kehamilan ektopil. Kehamilan ektopik terjadi ketika janin berada di luar rahim (biasanya di tuba falopi). Dalam kasus ini, pil tidak akan efektif kamu perlu segera mengakses layanan kesehatan. Kehamilan ektopik jarang terjadi, tetapi bisa berakhir pada risiko kesehatan yang serius dan perlu segera mengambil tindakan medis. Jika kamu mengalami sakit yang parah dan terus menerus setelah melakukan aborsi, terutama hanya di satu sisi, kamu mungkin mengalami kehamilan ektopik. Sangat penting untuk memeriksa bahwa kehamilan sudah berhenti setelah tiga minggu. Jika tes kehamilan kamu masih positif, sangat penting untuk memeriksakan kesehatan karena kamu mungkin mengalami kehamilan ektopik.

Untuk informasi lebih detail, silakan kunjungi halaman Pertanyaan dan Jawaban tentang komplikasi aborsi medis.

Komplikasi aborsi medis
Tindakan tidak aman yang perlu dihindari
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah menyatakan bahwa aborsi yang dilakukan sendiri atau aborsi di rumah merupakan pilihan yang aman dan efektif.

Sayangnya, internet sering memberikan informasi tentang metode yang ternyata tidak aman untuk dilakukan di rumah. Meskipun beberapa bahan terkesan menarik, seperti natural atau produk murah yang ada di rumah, kamu harus menghindari penggunaannya untuk menjaga kehamilan. Itu semua tidak efektif dan bahkan bisa menyebabkan risiko kesehatan yang serius. Komplikasi dengan bahan-bahan tersebut termasuk aborsi tidak tuntas, infeksi, pendarahan berat, bahkan konsekuensi yang meregang nyawa.

Di wilayah yang tidak memperbolehkan aborsi, perempuan sering kali mencari tindakan yang tidak aman untuk mengakhiri kehamilannya.

Menurut WHO, sebanyak 45% aborsi secara global dilakukan dengan tidak aman.

Metode kedua yang aman dan efektif adalah aborsi medis dan aborsi. Jangan pernah menggunakan solusi dengan racun, memasukkan benda tajam ke dalam tubuh kamu, atau melukai diri sendiri selama akhir kehamilan.

Jika lalu kamu perlu akses terhadap aborsi, mulailah melakukan konsultasi online sekarang.

Berikut beberapa bahan yang harus dihindari:

Teh dan herbal
Beberapa alternatif terkesan aman, seperti menggunakan herbal atau teh. Sayangnya, metode ini memungkinkan untuk memberikan risiko tambahan kesehatan dan racun. Apalagi herbal dan bumbu-bumbu yang biasa kamu gunakan sehari-hari bisa menyebabkan risiko kesehatan jika digunakan secara tidak seharusnya.

Obat herbal yang biasanya disarankan untuk mengakhiri kehamilan Merujuk pada obat herbal. Herbal ini biasa dipercaya untuk menstimulasi menstruasi, mendorong rahim untuk berkontraksi, dan mengeluarkan isinya. Beberapa obat aborsi yang umum adalah wormwood, yarrow, safflower, peony, chamocile, mugwort, dan herbal yang kaya akan minyak esensial. Buah-buahan, beri, bahkan vitamin C juga umumnya diyakini dapat menyebabkan aborsi. Namun, efektivitas tumbuhan dan tanaman untuk mengakhiri kehamilan aborsi masih mengakibatkan dan sebagian besar memerlukan jumlah racun yang harus dikonsumsi agar mendapatkan efek yang diinginkan. Penggunaan pengobatan ini untuk mengakhiri kehamilan menimbulkan risiko kesehatan tinggi yang sering kali memerlukan perawatan medis dan bukan merupakan metode aborsi yang dapat diandalkan.

Bahan kimia rumah tangga
Bahan kimia atau solusi lain yang ditemukan di rumah tidak seharusnya digunakan untuk mengakhiri kehamilan, tidak peduli seberapa terlihat tidak berbahayanya bahan-bahan itu. Bahan-bahan itu yang diracik bia menjadi racun yang membutuhkan perhatian medis dengan segera.

Penggunaan bahan kimia seperti pembersih atau pemutih sangat berbahaya dan tidak boleh dicoba.

Pereda nyeri, resep, dan obat-obatan di toko obat
Kamu sebaiknya hanya menggunakan obat-obatan di rumah sesuai dengan anjuran tenaga kesehatan. Penggunaan obat-obatan yang tidak seharusnya digunakan untuk aborsi dapat menyebabkan risiko kesehatan yang serius.

Jika kamu berpikir untuk mengakhiri kehamilan dengan pil aborsi, kamu harus berhati-hati dengan obat palsi yang berpura-pura sebagai yang terpercaya. Penjualan obat palsu sering terjadi, khususnya melalui internet, termasuk obat aborsi. Pastikan kamu melakukan riset terlebih dahulu sebelum membeli atau memesan pil aborsi dan pastikan berasal dari sumber terpercaya.

Baca peringatan dari Women on Waves terkait farmasi online yang palsu.

Informasi lebih lanjut tentang aborsi tidak aman dari WHO.
Hukum Pil Aborsi
Hukum aborsi secara global beragam, mulai dari sama sekali tidak memperbolehkan aborsi sampai menyediakan akss terhadap aborsi berdasarkan permintaan. Terlebih lagi, di negara yang tidak memperbolehkan aborsi/ilegal atau hanya memperbolehkan aborsi untuk keselamatan perempuan, aborsi tetap saja terjadi.

Faktanya, tingkat kehamilan yang tidak diinginkan paling tinggi terjadi di negara-negara yang tidak membatasi akses terhadap aborsi

Kmau bisa mengunjungi database World Abortion Laws untuk melihat status hukum terkait aborsi di negara kamu.

Dua pil yang digunakan sebagai pil aborsi, Mifepristone dan Misoprostol, keduanya sudah masuk dalam daftar Core Model List of Essential Medicines Organisasi Kesehatan Dunia.

Daftar ini berisi obat-obatan yang ditentukan sebagai dasar kebutuhan sistem kesehatan masyarakat. WHO memandang aborsi sebagai isu kesehatan masyarakat dan mendukung penggunaan pil aborsi sebagai cara yang aman dan efektif untuk mengakhiri kehamilan.

Cari tahu lebih lanjut tentang layanan aborsi dan dukungan yang tersedia di negara kamu.

Dapatkan pil aborsi dari Women on Web
Kamu bisa mendapatkan resep dari Women on Web dan pil aborsi akan dikirimkan ke alamat yang kamu berikan.

Ini adalah langkah-langkah untuk mendapatkan pil penggugur kandungan:

1. Mulai konsultasi online untuk mendapatkan pil aborsi
Konsultasi online berisi pertanyaan-pertanyaan tentang kesehatan dan kehamilan untuk memastikan keamanan. Semua informasi yang kamu bagikan bersifat pribadi dan dilindungi.

2. Dokter kami menyetujui pesanan pil aborsi online kamu
Konsultasi kamu akan segera ditinjau ulang oleh tim medis kami. Helpdesk kami akan meminta Anda untuk mengirimkan donasi sebesar 7 -euro dan menyetujui pesanan pil aborsi dalam waktu 24 jam.

3. Paket pil aborsi akan dikirimkan ke alamat kamu
Paket pil aborsi akan dikirimkan ke rumah kamu dan persiapannya akan dimulai dalam waktu 24 jam setelah disetujui dokter. Kamu akan menerima nomor resi paket supaya kamu bisa menyatukan paket kamu sudah sampai di mana.

Jika kamu sedang berada dalam situasi keuangan yang sulit, mohon beri tahu kami setelah menyelesaikan konsultasi online agar kami dapat mendukung kamu.

Helpdesks kami ada selama 24/7 untuk memberikan dukungan selama proses aborsi: info@ https://karirku.itpln.ac.id/employer/womenonweb/